Rabu, 27 Februari 2013

Real Madrid Menang , Barcelona Menangis



BARCELONA -  Real Madrid sukses mempermalukan Barcelona di hadapan publiknya sendiri pada leg kedua semifinal Copa del Rey, Rabu (27/2/2013) dini hari WIB. El Real berhasil menutup laga bertajuk El Clasico ini dengan skor telak 3-1.

Madrid tak butuh lama untuk membuka keunggulannya, Ronaldo berhasil mengubah papan skor menjadi 1-0 pada menit ke-13. Memasuki babak kedua, Ronaldo kembali berhasil menjebol gawang Barca yang dikawal oleh kiper Jose Manuel Pinto

Hingga akhirnya, Madrid berhasil menutup kemenangannya menjadi 3-0 lewat gol tandukan dari Raphael Varane. Barca baru bisa memperkecil keadaan kala laga akan usai lewat gol dari Jordi Alba.

Kemenangan ini pun membuat Madrid berhasil melangkahkan kakinya ke babak final dengan skor agregat 2-4. Pasalnya, pada leg pertama di Santiago Bernabeu, kedua tim hanya mampu bermain imbang 1-1 saja. Pada babak final nanti, Ronaldo dkk bakal bertemu dengan pemenang laga antara Sevilla kontra Atletico Madrid.

Jalannya Pertandingan
Babak Pertama:
Bermain di Camp Nou, Barcelona langsung tampil menggebrak sejak menit-menit awal babak pertama. Iniesta dan Lionel Messi pun silih bergantian mengancam gawang Real Madrid, sayang sepakan dari keduanya masih melebar.

Diego Lopez yang pada leg kedua ini dipercaya oleh Jose Mourinho dalam menjaga gawang El Real masih tampil cukup tenang. Terbukti pada menit ketujuh, sang kiper melakukan penyelamatan dengan mengamankan sepakan dari Cesc Fabregas.

Publik Camp Nou justru dibuat terdiam pada menit ke-13 kala Gerard Pique menjatuhkan Cristiano Ronaldo di dalam kotak penalti. Alhasil, wasit Alberto Undiano Mallecano pun lansung menunjuk titik putih dan berikan El Real hadiah tendangan penalti.

Ronaldo yang menjadi eksekutor pun tak menyianyiakan dengan menjebol gawang Barca ke sudut kiri gawang yang dikawal oleh Jose Manuel Pinto. Kedudukan pun berubah menjadi 1-0 bagi El Real atau agregat 1-2.

Memasuki menit ke-16 Messi mencoba melepaskan umpan terobosan kepada Andras Iniesta yang sudah berada di dalam kotak penalti Madrid. Beruntung, Angel Di Maria dengan sigap bisa mengamankannya.

Usaha para pemain tuan rumah pun kembali mengalami kegagalan pada menit ke-22, Dani Alves yang mencoba mengoper bola kepada Iniesta harus menerima gangguan dari Sergio Ramos dan peluang pun terbuang percuma.

Messi kembali melewatkan peluang baik kalah berhadapan satu lawan satu dengan kiper El Real pada menit ke-36, sebab Lopez berhasil mengamankannya lebih dulu. Sama seperti kala Barca mendapatkan tendangan bebas usai dijejalnya Iniesta oleh Arbeloa.

El Mesiah yang menjadi eksekutor gagal mengonversinya menjadi gol, sepakan kerasnya pada menit ke-37 itu masih melebar ke sisi kiri gawang Madrid. Hingga berakhirnya babak pertama skor tetap 1-0 bagi keunggulan Madrid.

Babak kedua:
Memasuki babak kedua, Madrid tak mengendurkan serangannya sejak menit awal meski telah unggul 1-0. Serangan demi serangan pun cukup membuat barisan belakang Barcelona sedikit kewalahan.

Salah satu peluang Madrid tercipta pada menit ke-49 lewat Coentrao yang menyisir serangan lewat sisi kanan lapangan. Akan tetapi, sepakannya masih melebar jauh dari gawang Jose Manuel Pinto.

Hingga akhirnya, usaha para pasukan El Real kembali berbuah gol kembali pada menit ke-57. Kali ini gol berawal dari serangan yang dilakukan oleh Di Maria lewat sisi kiri dan berhasil mengecoh Carles Puyol.

Kiper Pinto yang mencoba maju menghampiri malah gagal mengamankannya, bola pun langsung dilepaskan ke Ronaldo yang tidak terkawal. Tanpa kesulitan, Ronaldo pun melesatkannya ke dalam gawang Barca dan membuat skor menjadi 2-0 atau agregat 1-3 untuk Madrid.

Tertinggal 2-0, Jordi Roura langsung menarik keluar Fabregas pada menit ke-59 dan memasukan David Villa demi menambah daya gedor serangan Barca. Akan tetapi, skema permainan Barca tak terlalu mengalami perubahan yang sigfinikan, meski kerap sesekali mengancam daerah Madrid.

Kubu Barcelona kembali dibuat terhenyak oleh Madrid pada menit ke-68. Pasalnya, pasukan Jose Mourinho tersebut kembali memaksa Barca memungut bola dari gawangnya sendiri, usai bek Raphael Varane mencetak gol lewat tandukannya memanfaatkan tendangan sepak pojok.

Skor pun berubah menjadi 3-0 bagi Madrid, kondisi ini semakin mempersulit Barca untuk lolos ke babak final karena tertinggal agregat gol 1-4. Terlebih, Madrid memilih bermain bertahan dengan memasukan Pepe menggantikan Mesut Ozil.

Kokohnya barisan belakang Madrid, benar-benar mempersulit para pemain Barca untuk menembus daerah Madrid. Alhasil, serangan Barca pun terbuang percuma dan tak mampu memperkecil kedudukan.

Ronaldo pada menit ke-82 sukses memenangkan duel dengan Puyol, beruntung sepakan dari Ronaldo masih ditepis oleh Pinto. Keributan kecil terjadi pada menit ke-84 usai Pepe menyikut Busquets hingga terjatuh, namun tak ada kartu yang keluar dari saku wasit Mallecano.

Jordi Alba berhasil memperkecil kedudukan untuk Barca menjadi 1-3 lewat golnya pada menit ke-89. Memanfaatkan umpan lambung dari Iniesta, Alba sukses melesatkan sepakannya ke gawang Lopez.

Hingga tambahan waktu tiga menit, Messi dkk gagal membuat gol kembali. Alhasil, Barcelona pun harus dipaksa menyerah 3-1 oleh Madrid  atau agregat 2-4 dan tersingkir dari ajang Copa del Rey musim ini.

Susunan Pemain:
Barcelona: Pinto; Alves, Pique, Puyol, Alba; Busquets, Xavi, (Thiago Alcantara’73) Fabregas (David Villa Sánchez ’59); Pedro (Tello’71), Messi, Iniesta.

Real Madrid: Lopez; Ramos, Varane, Pepe, Coentrao; Alonso (Michael Essien ’84), Khedira; Cristiano Ronaldo, Ozil (Pepe ’77), Di Maria; Higuain (Callejón ’71)